Malam tahun baru

Pantai Kuta Mulai Dibanjiri Wisatawan

Kompas.com - 31/12/2010, 13:43 WIB

KUTA.KOMPAS.com - Menjelang malam pergantian tahun, pantai Kuta Bali yang menjadi salah satu tempat favorit wisatawan lokal dan mancanegara untuk menghabiskan detik-detik akhir tahun sejak Jum’at (31/12/2010) pagi tadi sudah mulai dibanjiri ribuan wisatawan.

Mereka telah memadati pesisir pantai Kuta dengan melakukan berbagai aktivitas seperti berenang, berjemur, hingga dilukis tato temporer. Menurut Kepala Satgas Pantai Kuta Anak Agung Ngurah Tresna, pada malam tahun baru nanti diperkirakan lebih dari 10 ribu wisatawan akan tumpah ruah di pantai Kuta.

"Jam 5 nanti merupakan puncak kedatangan para wisatawan yang akan merayakan tahun baru di Kuta, dan jam 6 sudah penuh disini, Kuta akan jadi lautan manusia," ujar pria yang akarab disapa Gung Aji kepada Kompas.com

"Mulai jam 4 sudah tidak ada yang boleh parkir di sekitar pantai dan jam 6 jalan sudah ditutup," imbuhnya.

Meski tidak ada acara khusus yang digelar di Pantai Kuta, namun hal ini tidak menyurutkan niat para wisatawan menikmati detik-detik pergantian tahun di pesisir pantai. Mereka hanya akan menikmati kembang api yang dibawa oleh sejumlah wisatawan.

Untuk pengamanan, pihak Satgas Pantai Kuta akan mengerahkan seluruh anggotanya dibantu oleh kepolisian, balawista serta komponen masyarakat Kuta lainnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau